Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

prioritas pilihan spesialisasi?

“Eh, pilih spesialisasi A aja.. Yang diterima banyak looh, jadi kan peluang buat bisa ketrimanya makin besar.. daripada spesialisasi B tuh, Cuma buka 2 kelas.. Susah keterimanya..”
Sahabat SCREEN, sering  nggak denger quote kaya’ di atas? Orang awam (bahkan nggak jarang  mahasiswa/i STAN sendiri) banyak yang mengganggap bahwa prioritas spesialisasi yang kita pilih juga akan menentukan lolos tidaknya kita dalam USM STAN. Padahal tau nggak?
PENDAPAT ITU TIDAK TEPAT!
Banyak fakta membuktikan bahwa sangat mungkin mahasiswa/i yang saat ini sedang kuliah di STAN tidak memilih spesialisasi yang sekarang sedang mereka geluti. Contohnya nie, si A dulu milih kebendaharaan negara, pajak dan akun, tapi dia malah sekarang ketrima STAN di spes PBB. Kog bisa? Yaa bisa donk, kan udah dibilang diatas klo yang menentukan ketrima-nggak­-nya kita di STAN bukan prioritas dari pilihan spesialisasi.
Nah, trus apa donk kak? Simpel aja jawabnya, dan sahabat SCREEN pasti bisa menebaknya.. apalagi kalau bukan: HASIL USM KITA. (TITIK)

Jadi ilustrasinya gini:
Seandainya STAN pada Tahun 2011 ini menerima mahasiswa/i dengan kuota 2.000 orang. Setelah dilakukan USM dan diproses hasilnya, dibuatlah peringkat paralel berdasarkan score total dari para pendaftar. Dari score tersebut diambillah 2.000 orang dengan peringkat tertinggi. Mereka lah orang-orang terpilih yang akan menjadi mahasiswa/i STAN nantinya.
Setelah didapatkan hasil 2.000 orang ini, mulailah tim mengalokasikan para mahasiswa baru ini pada spesialisasi-spesialisasi yang ada di STAN. Formulanya dengan memperhatikan urutan peringkat dalam hasil USM dan prioritas pilihan dari mahasiswa yang bersangkutan. Misalnya si A tadi lolos pada urutan ke-1.509. dalam hal ini, si A memilih Kebendaharaan Negara, Pajak dan Akuntansi. Akan tetapi, ternyata kuota dari ketiga spes tersebut telah terisi penuh karena dari peringkat 1 hingga 1.508 telah mengisi spes-spes tersebut. Akhirnya, apakah si A akan dibatalkan sebagai mahasiswa STAN? Nggak donk. Dia tetap menjadi mahasiswa STAN kok, tapiiii dioper ke spes lain yang masih kosong, dalam hal ini misalnya PBB.
Gituu..
Jadi dah tau kan gimana efek milih spesialisasi di STAN dengan bisa-nggaknya lolos USM STAN? It’s So Simple: Nggak Ada Efeknya..
hehehe

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar

Counter
Gamefly Free Trial